Ceritaku13 Oktober 2026

Dari Bangku Kuliah ke Ruang Bicara: Perjalananku Menjadi Guru Bimbingan dan Konseling

1 views· 0 tanggapan
Dari Bangku Kuliah ke Ruang Bicara: Perjalananku Menjadi Guru Bimbingan dan Konseling

Babak Awal: Menyemai Empati di Kampus S1 BK

Memilih untuk belajar di prodi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Yogyakarta adalah langkah awal saya untuk menjadi seseorang yang akan bergelut di dunia pendidikan nantinya. Sebuah alasan yang klasik bagi seorang mahasiswa ketika memilih program studi, saya ingin menjadi guru tetapi saya tidak ingin mengajar mata pelajaran di dalam kelas. Berangkat dari ketidaktahuan saya akan bidang BK, saya mendaftar SNMPTN dan SBMPTN di kampus dan prodi yang sama yaitu BK UNY, namun takdir menentukan saya tidak diterima di prodi dan kampus yang saya inginkan. Tetapi keinginan saya tidak bissa berhenti, di tahun yang sama saya mendaftar Seleksi Madiri UNY dan nyatanya takdir saya ada di BK UNY.

Menjadi mahasiwa BK di kampus pendidikan dan kota pelajar itu memberikan saya banyak wawasan baru terutama bidang yang saya ambil. Bimbingan dan Konseling yang dulu saat masa sekolah saya anggap sebagai aib seorang siswa ketika masuk ke ruangannya, ternyata apa yang saya dapatkan di kelas perkuliahan sangat berbeda. Bimbingan dan Konseling hadir untuk semua individu, siapapun berhak mendapatkan layanan BK di sekolah.

Meyapa Realita: Pengalaman Pertama Menjadi Pendidik

Tiga koma tujuh tahun saya melewati

Menemukan Ruang Tumbuh di PPG Calon Guru BK

Ruang Bicara: Komitmen untuk Menjadi Teman Tumbuh Murid

Tanggapan (0)

Belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama menulis.

Tulis Tanggapan

Tanggapan Anda akan ditinjau oleh guru sebelum tampil publik.